Kedua kakinya menjepit kakiku. Aku lihat airmata menetes ke pakaian yang dikenakannya. Sex Bokep tanyaku lagi. Kita cari tempat beristirahat dulu ya. Aku singkap roknya untuk memudahkanku membersihkan luka di lututnya. Bagiku sungguh kejam memperlakukan manusia seperti itu. Aku mau katakan isi hatiku tapi tertahan karena keadaannya yang sedang shock berat. Aku dapat memahami kesakitan yang sedang dirasakannnya.Untung ada kamu. desahnya berulangulang..Guyuran air yang jatuh membasahi terus tubuh kami, terasa bagaikan pendingin dan penyejuk yang menguatkan aku untuk bertahan dengan posisi bercinta seperti ini. Aku tersenyum. Lucu juga, batinku.Kukeluarkan telpon genggamku membaca lagi beberapa sms dari mereka setelah kami turun gunung dan bertukar nomor telpon. Satu tangannya lagi melingkar ke belakang memeluk punggungku. Aku hanya menatap tajam matanya, menumbus ke dalam relung hatinya.Kita lihat besok aja ya? Terkadang aku hisap putting buah dadanya sedikit kencang. Sadis banget. Ratih menengadahkan kepalanya sambil bersandar di dinding. Tidak kujawab pertanyaannya.




















