Iyaa..” jawabku spontan karena merasa kesakitan.“Ohhh, nggak papa kok Bram, kan konsernya malem. Bokep Asia Sudah masuk kamar orang gak pakai permisi ditambah masuk kamar mandi gak pakai ketuk pintu dulu lagi.”“Salah siapa pintu kamar mandinya gak dikunci?”“Kok jadi aku yang disalahin? Woooouuuwoooo…. walaupun tidak bisa memacari mereka, setidaknya bisa mendapat lirikannya.Kalau sudah punya wajah pas-pasan, otak tetap pentium dua, penampilan awut-awutan, badan bau apek, yeah apa yang bisa diandalkan? “Emang di mana konsernya?” aku memang adalah salah satu penggemar berat Ari Lasso.“Di Grandcity.” jawabnya. Dingin juga airnya. Jadi hal yang wajarkan kalau aku gak ngunci pintu kamar mandi.”“Iihhhhhh… Bram, sudah deh gak usah ngalihin pembicaraan. Hanya Tuhan dan dirinya sendirilah yang mampu. Wanita tersebut mengenakan daster dan perawakannya sangat ayu.“Cantik banget.” gumamku sambil menelan air liur, sorot mataku terpaku pada paras wajah ayunya.Tiba-tiba wanita itu jongkok tepat di hadapanku.“Kamu mau ngapain?” tanyaku kembali padanya.Di elusnya pangkal pahaku dengan lembut tanpa menjawab.




















