Anus Fera terasa panas seaakan terbakar, dan ia tidak mampu bertahan lebih lama lagi , dia menangis dan meronta ronta berusaha melepaskan diri. Bokeb Daniel kini mulai memompa tubuh Fera, dan Fera-pun sebenarnya mulai terangsang dan menikmati semua ini, dia-pun menggoyangkan pantatnya seirama dengan pompaan Daniel. Adegan demi adegan-pun terus berlanjut, dalam adegan itu Fera dan Daniel berciuman beberapa kali, bahkan terkadang Daniel mencium bagian atas payudara Fera yang putih mulus itu. Setelah Radit , giliran Willy yang menindih tubuh Fera dan memompanya dengan kasar. Singkat cerita pada pagi harinya, seluruh tubuh Fera terasa sakit, bahkan dia tidak mampu untuk bangun. Sampai pada akhirnya Fera keluar dari ruang ganti, ketika itu mata para crew yang berada di ruangan itu memandangi Fera penuh dengan nafsu birahi.




















