Akhirnya, tanpa kuduga dia menganggukan kepalanya. “kamu sering ML juga ya ama pacarmu? Bokep Tante Kostmu disebelah mananya?” maka aku pun segera turun, rumah cat hijau itu ada persis di sebelah kostku, sedangkan kamar kost di tempatku ada di lantai 2. ” Terserah kamu dech” katanya sambil berdiri.”mau kemana?” tanyaku. Setelah itu dia menjilati kontolku lantas kembali merebahkan tubuhnya disampingku. Tapi itu memang bagian dari strategiku, pelan kuturunkan pantatku hingga kepala kontolku di depan memeknya. Dia membuka mata dan tampak terkejut, tapi segera ku hisap lagi toketnya dan kumainkan putingnya dengan lidahku. Entah kenapa, kata-kata yang keluar berikutnya dari mulutku juga tanpa berpikir panjang ” atau kamu justru mau aku liat dan bantu kamu?” dia memandangku dengan tatapan marah, kembali ia berusaha melepaskan pegangn tanganku sambil setengah berteriak ” kamu anggap aku cewek apa?” sadar kesalahanku, aku berusaha menenangkannya.




















