Saya siap” lanjutku sambil tersenyum.“Ok.. Bokep India Diperkosa dikasih duit pula. Lalu dia membuka map yang tadi aku serahkan kepada pria yang didepan tadi (mungkin bagian keamanan si bapak tadi yah?). Aku penasaran sekali dengan apa yang diperbuat si Abang.. Dan ehh tunggu dulu.. Perlahan aku ketok pintu kaca hitam pekat lalu seorang laki-laki berkumis tabal dan berbadan tegap memakai kemeja safari tanpa senyum membukakan pintu kepadaku“Mau melamar?” tanyanya sambil berjalan ke arah meja kerja.“Iya” kataku dengan senyum se-relax mungkin.“Surat lamarannya sudah lengkap? Uhh.. Crett.. Urat-uratnya menonjol semua.. Fahmi begitu tadi dia memperkenalkan diri membaca dengan seksama Lamaran Kerjaku sambil sesekali melirik kearahku.“Anak kamu berapa?” tanyanya.“Satu Pak” kataku memberanikan diri menatapnya.“Suami kamu kerja?” tanyanya lagi.“Sudah meninggal 3 bulan yang lalu karena kecelakaan Pak” kataku tapi mataku tidak berani menatap matanya.Mataku hanya mengarah ke map yang ditangannya.




















