Kedua adikku juga perempuan. Kini aku hanya bisa menangis sejadi-jadinya karena telah masuk dalam perangkap 3 orang brengsek itu.Aku diperkosa habis-habisan oleh ketiga orang tersebut secara bergantian. Bokep Thailand “Crooott…crooott..crooott” pejuhnya pun menyembur semuanya di dalam vaginaku.“Brengsek kamu Viko” umpatku. Aku mencoba untuk teriak namun ada tangan yang tiba-tiba menyumpal mulutku. Menu makanan yang dipesan sangat asing bagiku. Padahal dari keluargaku sama sekali tidak ada yang berdarah arab. Aku pun kembali memakai jilbab dan celana panjang karena ingin pulang kerumah, sementara rok span milik mbal Sari yang sudah belepotan sperma ingin rasanya aku buang saja ke tempat sampah, namun karena rasa tanggung jawabku terhadap benda pinjaman terpaksa aku membawa pulang rok tersebut di dalam tas walau dengan aroma sperma yang menyengat.Dua hari setelah kejadian itu aku izin tak masuk kerja dengan alasan sakit.




















