saya tolak dengan halus. Bokep Arab saya mau pulang ke Indonesia! Ternyata ia memang tak bisa tidur.“Engga usah Khris, nanti kamu kepanasan.”Aku memang benci kepanasan, dimana-mana saya selalu menyalakan AC.“Tidurnya enggak nyaman ya?”“Nggak papa kok.”Setelah kupikir-pikir, akhirnya saya menawarkan ia untuk tidur di sisiku. Di Amrik mobil Khristi ampir 3000cc!” Permintaanku memang macam-macam, perlu yang otomotis pula,“Sini kan di mana-mana macet melulu, entar betis Khristi gede sebelah gimana?!” saya masih merengek-rengek. ia telah banyak mengenalkan saya hal-hal yang baru.Di tengah ruang itu kami hanya berbincang-bincang, sedikit ngeres. Masa Khristi disuruh bawa mobil sekecil itu sih? Kadang mereka berjudi nonstop sampai Senin pagi, akhirnya bolos kerja. Hmm.. Masa Khristi disuruh bawa mobil sekecil itu sih? saya sangat menikmati wajah-wajah terkejut & takjub di sekelilingku, lima pasang mata semua tertuju ke arahku, tak terhalangi meja sebab tinggi meja tengah itu hanya selutut.


















