aku pun bangkit dari kursiku dan merogoh saku celanaku untuk mengambil dompet.Aku mengeluarkan lembaran seratus ribuan dan menyerahkan nya pada Darsiman. Mungkin karena aku yang mendiamkan kontolku di dalam tanpa menggerakannya, maka tanpa disuruh mbak Merry menggoyangkan pantatnya sendiri, maju mundur, memutar dan sesekali menekan pantatnya keras-keras ke atas.“Aaahhhhh…. Bokeb Apalagi kalau bersama boss ku. Mbak Merry menggelengkan kepalanya sambil berkata ,”Lah…tadi saya ketok pintu berapa kali, Bapak ndak menjawab, saya masuk saya tanya mau disimpan di mana mie nya ,ndak jawab juga….eh lagi asik rupanya nonton….hehehe…”. Aku pun tersenyum dan tanganku tak kubiarkan diam di bahunya. Saya menyinggung mbak ya?”. Mulai dari ikat pinggang, kancing celana hingga resleting celanaku. Dan aku pun mulai menjilati dan mengemut putingnya sedangkan tanganku aku arahkan ke arah clitoris mbak Merry dan mulai mengusapnya pelan-pelan.“Maaassss…aayyoooo..ddooonnggg…… aaaaaooohh….




















