Iya..Pacarku yang beruntung, yang harus menerima bagaimanapun wanitanya, sehingga membuatnya nyaman meskipun dengan kekurangannya, terlebih pacarku tidak pernah mengomentari hal itu.Ku hanya bisa menjawab terima kasih ke Hendy, dan mencoba tidur dengan raut muka senang tapi juga malu. Obrolan kami tidak intens yang dalam satu waktu bisa bahas banyak hal, terlebih dia tipe orang yang pendiam dan tidak banyak omong, jadi kami saling membalas dengan jeda sehari atau setengah hari tergantung kapan masing-masing dari kami buka aplikasinya. Vidio Bokep sedangkan aku, jangankan baca begituan, baca novelpun bosenan, novel Dilan 1991 pun baru setengahnya aku baca dan gak dilanjut. Saat itu sedang libur nasional, pacarku sedang kerja lembur dan dia sudah berangkat dari jam 7 pagi karena ada jadwal piket di kantornya.




















