awwwwhhh…. Bokep Tobrut “Gimana kita percaya kalau lu nggak mau buktiin.Gue kasih tahu ya…kalau lu ternyata masih perawan, mungkin bisa gue pertimbangkan untuk nggak jadi memperkosa lu!” Maudy terisak. Perlahan diangkatnya kedua kakinya. “Pelan-pelan…sakit…” rintih Maudy. Kedua matanya menitikkan air mata. “Sebentar, masih ada yang harus lu kerjakan supaya nggak gue perkosa,” sahut lelaki di depannya. “Gue juga ngaceng nih…lu kudu tanggungjawab!” katanya. “Nggak usah nangis…kata dokter Boyke, orang kagak bakal hamil kalo nelen mani…he…he…” kata lelaki terakhir. Maudy terdiam, putus asa… *** Maudy tak tahu lagi kemana mobil ini berjalan. “Sebentar aja, gue janji, lima menit aja!” “Ya udah, cepet…” Maudy ketakutan. Mobil kemudian kembali berjalan, lalu berhenti di dalam sebuah garasi yang luas. “Kalau rambut sih ini…,” sahut lelaki itu, sambil menjambak rambut di kepalanya. “Nah, itu dia….” desis lelaki itu ketika melihat sebentuk selaput tipis di bagian dalam gua kecil itu. Lalu dari balik jok itu, seorang lelaki lain muncul.Dua lelaki




















