dan akhirnya dia berteriak Aaahhh.. Begitu terlepas, dia melepaskan pelukanku dan mengajakku ke kamarnya.Sambil berjalan dibelakangnya aku baru bisa memperhatikan badannya dari belakang…. Bokep Dia mulai ada perubahan, mulai kepanasan, aku mencoba mengulur waktu dengan mengatakan ingin minum 1 gelas lagi, biyar enak tidur nanti malam, dan di setujuinya, tapi aku sengaja memesan 2 gelas lagi, dan aku langsung mengajaknya bersulang dan dilayaninnya.Aku mulai melihat perubahan2 kecil dari sikapnya, sinar matanya tidak seketus sebelum2nya. ah… eh… Bri.. Kini aku baru mulai memperhatikan badannya, memang bener2 putih mulus tanpa noda. Akhirnya kami menuju Nine Ball Cafe. Sebelumya perkenalkan namu ku, sebut saja Brian, berumur 23 tahun, sudah menikah dan mempunyai 1 anak. Aku segera memotong obat perangsang Libidomax-ku dan menuangkannya kedalam gelas dia, mungkin aku menuangkan hampir 1/2 takaran.




















