Dia tidak menyalakan TV tetapi tengah asyik dengan serius membaca selembar kertas ‘instruction for use’ dari benda berbentuk tabung kecil setinggi kurang lebih 15 cm-an yang ditaruh diatas meja kaca didepannya.Tulisan dalam lembaran kertas ditangannya itu, dicetak dalam 3 bahasa, English, huruf kanji Chinese dan Indonesia. Lalu Dartowan menarik napas lega. Bokep Jilbab/Hijab Dartowan sudah duduk di kursi makan tapi menghadap pintu kamar Ningsih, menunggu saat pertama kali Ningsih keluar dari pintu kamarnya itu. Ningsih kembali berdiri tegak kembali akan menuju kearah dapur… mendadak menghentikan langkah kakinya ketika melihat Dartowan tengah asyik melihat semua tingkah lakunya barusan. Merapikan sebentar pakaian piyamanya, juga menyisir rambutnya… ala kadar saja, segera Desrita membuka pintu… langsung tergesa-gesa mencari Ningsih, tante barunya yang cantik itu. “Jadi benar kan… Ningsih adalah adikku sendiri?”, tanya Dartowan dengan tajam.Cepat bi Nurasih membantahnya, “Tidak-tidak… ngaco kamu… Darto, itu tidak benar samasekali… tahu dari mana kamu…?!”.Dengan lembut Dartowan berkata, “Dengar dari mulut bibi sendiri…










