Bahkan dia langsung turun dari pembaringan, dan menyambar pakaiannya yg berserakan di lantai. Saat itu aku merasakan sebelah tangan Lidya menjalar ke bagian bawah perutku.“Okh..?!”.Aku tersentak kaget setengah mati, ketika tiba-tiba merasakan jari-jari tangan Limda menyusup masuk ke balik celana dalamku yg tipis, dan..“Lidya, apa yg kau lakukan..?” tanyaku tak mengerti, sembari mengangkat wajahku dari dadanya.Lidya tak menjawab. Bokep Rusia Membuat dadaku jadi berbunga dan padat seperti mau meledak. “Cinta..?” aku mendesis tak mengerti.Entah kenapa Lidya tersenyum. Waktu itu aku benar-benar bodoh dan tak tahu apa-apa. Hanya saja Bapak belum bisa membelikannya. Karena terus-menerus memuji dan membuatku bangga, dgn hati dipenuhi kebanggaan aku meminjaminya. Tak ada yg istimewa. Entah kenapa, tiba-tiba saja dadaku berdebar menggemuruh Dan ada suatu perasaan aneh yg tiba-tiba saja menyelinap di dalam hatiku.Sesuatu yg sama sekali aku tak tahu apa namanya, Bahkan seumur hidup, belum pernah merasakannya. Dia tersenyum-senyum. Begitu rapat sekali badannya ke badanku, sehingga aku bisa merasakan kehangatan










