Tapi kok jenggotan ya??” Hobi temanku yang satu ini memang memelihara jenggot
sejak SMA, dan cukup lebat pula.“Diem dulu loe. Sampai akhirnya kami tiba di rumah. Vidio Bokep Lihat
kan?” lanjutnya antusias.“Oh itu. Hanik
bergerak makin cepat, makin mantap.. Huahahaha!”
Kami semua sampai kaget denger kerasnya tawa Benny.Orang satu ini memang dulunya jagoan minum, tapi belakangan, entah mengapa kegemarannya itu hilang
tiba-tiba. Mungkin itulah yang menyebabkan kami hobi “dugem” setiap malam minggu sekedar untuk
melepas lelah pikiran dan kejenuhan hidup di Jakarta.Namun di malam minggu itu ada sesuatu yang lain yang mengubah hidup kami. Dengan polesan make-up
sederhana, ia tampak manis. Hal
itu membuatnya makin berkelojotan.“Shit.. This car is a
testament to my success, and I’m so proud of it.“No.” ujarnya lirih. Dari pertemanan seperti itulah kami bertemu, merasa sangat
cocok satu dengan yang lainnya, dan lalu bersahabat seperti sekarang.“Gini, gini..” Gary tiba-tiba angkat bicara dengan logat betawinya yang khas.“Gue ade usul, dijamin seru.




















