Sangat keras. Apabila dililhat dari jauh, seperti orang yang tangannya kedinginan karena AC. Bokep Montok dua tempat duduk. Kendaraan mulai menderu, bertambah cepat. Tidak nyaman memang. Aku melanjutkan tidurku.Tidak berapa lama aku terlelap, aku merasakan kaki anak di sebelahku menyentuh kakiku. Tapi kepepet sih, harus cari upa (“cari nasi”) di Jakarta.Tak lama kemudian bis itu datang juga. Tak apa. Besar, dan sangat kenyal. Kalau saja ….Aku memandang ke samping. Kemudian melihat suaminya yang tersenyum mengangguk kepadaku di seberang kursi kami, menggendong anak yang kira-kira berusia 5 tahun.“Aduh, bu, maaf, bukannya saya tidak mau, cuman memang saya sengaja memilih tempat di bawah AC ini bu. Sikuku kemudian membuat gerakan melingkar di dadanya. Kemudian jariku kugerakkan. Pura-pura tidur, sambil menutupi dua kancing dadanya yang sudah terbuka lebar.Sial.




















