Aku baru sadar saat Bik Miatun menegurku,“Ayo.. Bokep Jilbab/Hijab Sialan aku lupa ngunci pintunnya, gerutuku sambil cepat-cepat pergi.Esoknya usai aku menyiram taman, aku bermaksud ke belakang untuk mematikan kran, tapi karena ada Bik Miatun mencuci kuurungkan niat itu.“Kenapa kok kembali?” tanya Bik Miatun.“Ah.. nggak Bik..” kataku sambil cepat-cepat keluat dari kamar WC. Setelah Bik Miatun pergi aku mengunci pintu gerbang.Setelah selesai menyiram taman yang memang cukup luas aku bermaksud mematikan kran yang ada di belakang. Mungkin kacapekan atau memang ngantuk usai bergadang malam minggu, yang jelas pagi itu kamar Non Kristin masih terkunci dari dalam. Aku terkagum-kagum dengan rumah juragan baruku ini, disamping rumahnya besar halamannya juga luas. Tiba-tiba timbul niat untuk mengintip. jadi Bibik mengintip aku?” tanyaku sambil menunduk malu.Tanpa banyak bicara aku langsung pergi.“Lho.. Akhirnya aku keluar dan kulihat Bik Miatun masih asik dengan cucianya.“Ngapain kamu tadi didalam Jon?” tanya Bik Miatun.“Ah..




















