“AAAAAAAAAARRRGGHHH” teriak kami berbarengan, saat kami *ternyata* orgasme bersamaan “aasshhh..aaa” sambungku lagi, orgasmeku panjang sekali, aku bisa merasakan penis Evan menyemprot berkedut-kedut di dalam vaginaku.Evan melepas jambakannya dan membiarka tubuhku terkulai. Bokep Family “Engga, percaya ato ga gw masih virgin kalee” jawabku lagi, Evan melotot, “Beneran?” tanyanya ga percaya, “Mau bukti..?” tantangku, Evan diam saja, “Ini kan sekarang kita mau buktiin” jawabku sambil tersenyum. Maka aku sempatkan ganti baju di parkiran, dengan kaos bekas latihan tadi, sudah bau keringat tapi gimana lagi, sewaktu aku ganti baju Evan menciumku dan meremas dadaku lembut, aku membalasnya tapi hanya sebentar saja karena aku blg “Van, makan dulu yu, macem-macemnya nanti aja de” kataku tersenyum manja.Evan melongo waktu dia sadar baju apa yang kukenakan. Evan lalu mengeringkan tubuhnya sendiri lalu menggendongku ke tempat tidur. tinggal dirumah istri barunya, gw sendirian deh..” jawabnya singkat. Evan tidak makan banyak waktu itu, tangannya terus berada dibawah membelai-belai pahaku bahkan sampai terangkat




















