Di sana aku langsung masuk dalam kamar untuk berganti baju, sedangkan Sofi masih berada di ruang tamu.Di saat aku keluar terlihat Sofi melihat ke arahku.” Maaf..Deni..aku telah membuatmu kecewa..” Katanya dengan muka sedihnya” Sudahlah Sof..aku benar-benar melupakan hal itu kok…” Tapi dengan tiba-tiba Sofi memeluk tubuhku, dengan eratnya dia dekap tubuhku.Saat itu juga aku membalas pelukannya dan tangankupun membelai rambutnya seperti kami masih pacaran dulu.Dengan muka sedihnya Sofi menengadah dan menatapku deangan tatapan yang sulit aku gambarkan. Cerita itu bermula ketika minggu lalu, aku mendapat telpon dari Sofi, sebenarnya aku sudah tidak pernah mengangkatnya tapi hari itu.Aku mengangkat telpon dari Sofi, dan dia ingin bertemu denganku karena dia ada di kota ini. Bokep Crot Dengan orang yang telah di pilih orang tuanya. Dan hingga saat ini dia belum mengetahuinya, karena aku simpan rapat tentang hal ini.Tapi aku tahu kalau Sofi mengetahui hiubunganku dengan Naya, karena itu selama ini dia tidak pernah menuntut apapun dariku.


















