Phoenix and Mick rush back to the wedding hall, arriving too late. Everyone’s gone but the officiant, Damon Dice. Bokep Crot Phoenix and Mick decide to get married anyway. When Damon asks if he can have a private chat with Phoenix first, she’s confused but agrees. Damon tries to dissuade Phoenix from marrying Mick and starts making moves on her, turning her on and igniting her inner slut who’s hesitant to be tied down. However, Mick, who has been sneakily spying on them from the start, intervenes. He doesn’t mind Damon fucking around with Phoenix, as long as he can still marry her. The groom demonstrates his selflessness by letting Phoenix and Damon fuck freely before joining in on the action and treating his wife-to-be to the double penetration action she craves.
dari belakang lelaki tua berumur 60 tahunan lainnya yang kukenal sebagai
bos istriku, Pak Kotim menyusupkan tangan kekar nya di rok klok hitam ketat di pinggul istriku dan
mengerayangi paha padat dan selangkangan istriku yang langsung menungging nungging“Kook langsuuuung Tuaaaan Maaarkuuuussszzzzz ….. aduuugghh … “istriku mendesah-desah karena begitu kuatnya jari telunjuk dan ibu jari
yang besar kasar Suwerto memencet, memelintir sambil menarik narik kedua puting susu hitam sebesar
kelingking istriku
“Sakit Tante Yati ?”
“Aduuugghh … aduuugghh … “istriku merintih setiap saat jari telunjuk dan ibu jari yang besar kasar
Suwerto memencet, memelintir sambil menarik narik kedua puting susu hitam sebesar kelingking istriku
dengan kasar….. Awalnya jari-jari tangan pemulung kecil itu mengelus-elus bibir vagina istriku kemudian menggosok-gosok
bibir vagina istriku dan tak lama kemudian bunyi kecepak lendir vagina istriku terdengar “cek cek cek”
Maka pemulung kecil itu semakin berani dimana tubuh kecil itu naik ke ranjang dimana istriku tidur
tertelentang dengan kedua kakinya yang terkangkang lebar …Jari-jari tangan pemulung kecil menguak bibir vagina





















