“Belum Bu”.“Ya sudah pulang bareng Ibu aja toh kita kan searah”. Bokepindo “Ini untuk kamu”. “Pendhos kamu tolong ke ruang Ibu sebentar”.Ternyata Bos besar yg memanggil, aqupun beranjak dari tempat dudukku dan bergegas menuju
rangan Ibu Loni. Kuciumi kembali badan Ibu Loni,
kemaluankupun tegak kembali, ku balik badan Ibu Loni agar telentang, kuangkat dan
kukangkangi kakinya. “Hallo, Pendhos, itu kamar anakku, sekarang ini anakku sedang kuliah di US, kamu mandi dan pakai saja pakaian anakku, biar baju kerjamu tak kusut”. “Ayo, Pak Bari kita pulang” “Iya Nya.. jahat”.Aqupun mulai mengeluar masukan kemaluanku ke lobang kemaluan Ibu Loni, orang yg paling di
taquti dikantorku sekarang ini sedang bertekuk lutut di hadapanku, merintih rintih mendesah desah,
bahkan memohon mohon padaqu. iya Bu terimakasih”.Langsung aqu menuju kamar mandi, membersihkan seluruh badanku denga air hangat, sesudah
selesai aqupun membuka lemari pakian yg sangat besar sekali dan memilih baju dan celana pendek
yg pas dgnku.Sudah hampir jam tujuh malam namun Ibu Loni belum muncul juga,




















