Kami tak banyak bicara karena perhatian tertuju ke tv, tapi aku makin berdebar2 menunggu apa yang akan terjadi. Bokepindo Aku makin meronta-ronta tak karuan. Tangannya terus menelusuri permukaan tubuhku. Aku ke toilet sebentar dan ditoilet aku mengirim sms ke no hp tu bapak. Aku merasakan batangnya semakin keras dan besar. Aku menggeliatkan pinggulku. Sedang kunikmati lidahnya yang menjelajah di mulutku, kurasakan tangannya menyelusup kedalam t shirtku dan meremas lembut dadaku yang masih terbungkus bra. Jari tengahnya terselip di antara kedua bibir luar meqiku. “Napa Din kok menggelinjang, belon diapa2in”. Bapak nunggu Dina di pintu keluar gedung parkir aja, Bapak drive sendiri kan”. Sengaja kalo aku lewat mejanya aku menatap matanya sambil tersenyum, tu bapak juga senyum2 memandangiku. Setelah aku makan, dia lalu memintaku duduk di pangkuannya.




















