Mas Heldy ingin aqu mencurahkan perhatianku kepada pekerjaan dan ingin tetep menikmati kehidupan berdua dulu tanpa di ganggu anak dulu. Bokeb Aqu pun tanpa kusadari dari tadi sudah pula klimax. Tak heran selama aqu kuliah dulu di daerah surakarta,banyak teman sekampusku yg coba mendekati, namun hatiku terpaut pada Mas Heldy saja. Pak Rozzy pun tampaknya bisa menutup mulut kedua pembantuku.Hampir selama 6 bulan aqu menjadi bulan2an nafsu Pak Rozzy, itu, aqupun merasakannya. Kedua pembantu itu sudah lama ikut dgn orang tua Mas Heldy. kulitku kata teman2ku sawo matang, sebab jika putih pasti kalah dgn orang chines. Sesudah berkata begitu, satu persatu pakainanku jatuh kelantai dan setiap inci badanku ia raih dan remah hingga aqu tak berpenutup lagi. sekarang ibu,, lah yg menggantikannya… lanjutnya lagi. Aneh memang kenapa sejak ketika Pak Rozzy bertanya kepadaqu ketika itu, aqu merasakan adanya sensasi tersendiri dalam hatiku ketika menatap matanya. Mas Heldy ingin aqu mencurahkan perhatianku kepada pekerjaan










