Pantat Besar Ibu Berminyak Menggoda

Katanya kamu suka” kataku sambil sedikit menekan kepala Lisa agar mendekat ke kemaluanku.“Iya.. Bokepindo Baru kita cabut” sambungku lagi.“Bentar.. Lu pilih yang mana?” bisik Andi saat kami sedang mengurus cek-in.Memang sebelumnya aku yang janji akan traktir, karena aku baru saja menerima pembayaran dari salah satu proyekku.“Novi” jawabku pendek.“Hehe.. Pagi itu, aku berangkat ke Bogor Dalam perjalanan, aku mampir ke tempat salah satu klienku di daerah Tebet, untuk mengambil pembayaran proyek yang telah kuselesaikan.Setelah mengambil cek pembayaran, segera aku menuju tol Jagorawi Sialnya ban mobilku sempat kempes, untungnya hal itu terjadi sebelum aku masuk jalan tol.Akibatnya, sekalipun aku telah memacu mobilku, baru sekitar jam 12.30 aku sampai di rumah Andi.“Sialan lu.. Enak Nov..” erangku ketika Novi mulai mengulum kepala penisku.Dijilatinya lubang kencingku, dan kemudian dikulumnya penisku dengan bernafsu.Sementara itu tangannya yang halus mengocok batang penisku.Sesekali diremasnya perlahan buah zakarku.Rasa nikmat yang tiada tara menghinggapi tubuhku, ketika gadis cantik ini memompa penisku dengan mulutnya.Kulihat kepalanya

Pantat Besar Ibu Berminyak Menggoda