Aku segera memutuskan untuk pergi dari rumah dengan membawa beberapa bajuku. Dengan sigap dia menciumi bibirku, rasanya jijik ciuman dengan pak tua itu. Link Bokep Asal kamu mau melayaniku…”“jangan main-main dengan saya pak, memanggnya bapak berani bayar berapa ? Aku segera memutuskan untuk pergi dari rumah dengan membawa beberapa bajuku. Awalnya sangat sekali, namun kosmetik yang aku bawa ini banyak sekali peminatnya. Tiada hari tanpa bermain ,padahal aku selalu minta transferan uang saku setiap hari. Aku malu karena sales itu rendahan bagiku, tetapi setelah Kristin memberikan pengertian kepadaku aku pun berfikir kembali. Aku pun berpamitan dengan pak Broto karena lama sekali istrinya belum datang. Aku pun dikunci di kamar agar tidak bisa kemana-mana. Sekian. Aku menghubungi temanku dengan HP teman kostku.Kemudian temanku menjemputku di tempat biasa, aku pun menginap di kost teman yang sangat jauh dari kampus.




















