Aku sudah tidak bisa tahan, keringan dingin kemudian bercucuran, aku rasa kondisiku akan semakin memburuk. Bokep Ia kemudian membopongku hingga ke kamar mandi yang berada dalam ruangan. ***
Beberapa hari itu, aku terus dirawat oleh sang dokter. Pria lain yang sudah ku sepong penisnya, sudah mengantri untuk menusuk vaginaku dengan penis mereka. Pria itu mulai menciumi bibirku, aku tidak bisa menolak, ia menindihku dengan kuat hingga aku hampir tidak bisa bernafas.Puas menciumi bibirku, ia pun berjongkok tepat dekat di daguku, ia mengarahkan penisnya ke mulutku, “Puaskan aku…”, ia memintaku untuk mengulum penisnya. Sedangkan pria lain juga ada yang meraba-raba bagian vaginaku. Geli rasanya, mereka menggunakan jari-jarinya untuk menyentuh vaginaku. “Hei, Madona, pelangganku bilang kamu sedang sakit berat, ini saya bawakan dokter, biar lekas sembuh ya”, kata Alex sambil menyuruh dokter itu memeriksaku. “Aku tidak mau dia malah menyusahkanku”, cetus Alex merasa aku ini merugikannya.




















