Setelah itu pak Komar mengeluarkan satu stel pakaian dari lemari dan kemudian diletakan di atas meja tengah.”Itu seragammu! Bokep Montok kamu membuat saya membuang waktu, waktu itu sangat berharga, apakah kamu menghargai waktu?”“ehh..iya..pak..saya minta maaf..tadi saya terlambat karena jalannya macet ada demo”“tidak perlu menyebutkan alasan! dan melemparnya ke lantai.Ia lalu menggesek-gesekan penisnya ke itil Wenny yang masih berdenyut nikmat.“uhhmmm” Wenny masih merasakan sedikit geli tapi enak.kemudian dengan satu sentakan pak Komar membenamkan Penisnya kedalam lubang meqi Wenny yang segera menjepitnya…“Ouuuggghhhhhh” lenguh pak Komar , diiringi desahan Wenny“oooooooohhhhhmmmmmmhh”Pak Komar mengentot Wenny dengan sentakan sentakan sampai toket Wenny turut bergoyang, melihat itu pak Komar yang gemas meremas toket kiri Wenny dan memilin puting toket kanan Wenny.“aaahhhhh.. Akhirnya muncul seorang bapak di depan kantor, penampilannya cukup macho dengan celana panjang dan T-shirt hitam membuat lengannya dan lekuk otot lengannya keliatan.




















