Setelah aku sudah dapat melihat akupun merangkak menuju kearah kamar kedua orang tuaku dengan sangat hati-hati sekali agar tidak menimbulkan suara sedikitpun apalagi suara yang bisa membangunkan seisi rumah.“Fuck me.. Tempat tidurku memang berada dekat sekali dari pintu plafon itu karena ranjangku berada ditingkat yang kedua. Bokep Ojol oh.. na.. oh.. oh.. tekan Pap, Mama sudah terasa nih.. oh”, akupun mendesis pelan menikmati permainan soloku.“Auh.. ah.. yes..”, suara dari televisi itu semakin terdengar jelas, rupanya aku telah berada di atas kamar kedua orang tuaku.“Jangan sekarang dong Mam.. Dan tak lama kemudian aku mendengarkan suara Papaku yang mengerang-ngerang.“Oh.. ah.. Kupandang setiap sudut ruangan kamarku dan pandanganku berhenti dipintu plafon kamarku dan sepertinya suara itu berasal dari situ.Di kamarku memang ada semacam pintu untuk naik dan turun bila kita ingin naik ke atas plafon. “Enak ya Pap?”, suara Mamaku dengan nada bertanya kepada Papaku. Tak lama kemudian suara guyuran air seperti orang sedang mandi ikut terdengar




















