Aku sedang melaju kencang di jalan tol menuju arah Bogor untuk suatu keperluan bisnis. Bokep Ia merintih kenikmatan, ia pasrah saja dengan keadaan yang terjadi, karena itu aku yakin bahwa rintihan itu bukan rintihan kesakitan, kalaupun ada, maka akan kalah dengan kenikmatan yang diperolehnya. Sekilas cukup mencolok karena seragamnya yang cukup kontras dengan warna sekelilingnya.Dari sederetan gadis-gadis itu tampak ada seorang yang paling cantik, putih, cukup serasi dengan warna-warni seragamnya. Setelah agak kaku sebentar kemudian suasana mencair kembali. Tangan kirinya ditekuk seperti akan memegang pinggangku, tapi telapaknya hanya dikepal seolah ragu atau malu. “Ya nggak usah dibuka” ujarku, “Aku elus-elus aja ya bagian atasnya pakai punyaku”, bujukku. setelah tadi tak sempat aku mengisinya. Dan.., “Blesss….” seluruh burungku masuk ke dalam surga dunia yang indah.




















