Non tetap sombong dan suka marah-marah ke pembantu seperti kita, emang Non pikir kita ini apa sih !?” pria itu dengan keras memarahinya. Walau kata-kata tidak senonoh itu terasa panas di kupingnya, namun dimasukkan juga benda itu ke mulutnya. Bokep Mama Tangannya terkepal erat sambil meremasi sprei di bawahnya. Mereka bertiga tertawa-tawa mendengarnya, akhirnya Pak Irfan mengalah sedikit dan membiarkan Jabir menjilati vagina Sherin. Dia menuju ke belakang dan membuka pantat gadis itu.“Bapak cobain disini yah Non, pasti lebih seret !” pintanya. Diserbu dari berbagai arah pada bagian sensitifnya seperti itu membuat birahi Sherin mau tidak mau menggeliat bangkit. Jabir yang baru melepas penisnya buru-buru menaiki wajah Sherin, tangannya menarik kepala gadis itu sementara tangan lainnya memegang penisnya.“Buka mulut Non, saya mau keluar di mulut Non !” suruhnya terbata-bata.Jabir tidak bisa menahan spermanya lebih lama lagi, baru saja Sherin membuka mulut dan kepala penisnya menyentuh bibir gadis itu, dia sudah ejakulasi.




















