eemmhhh. serunya dengan nada marah.Tenang aja Ros, elu duduk aja di sana, nungguin gua..! Bokep new Gua ngga setuju! Kamu cantik Isma..! ujarku sambil membalikkan tubuhku.Bisabisa aku telanjang kalau dalam sepuluh game itu aku kalah terus, pikirku dengan sebal. Dia menyelipkan batang k0ntolnya dari selasela CD yg kukenakan dan terus menekannya dengan keras, membuat batang k0ntolnya makin terhunjam masuk melewati bibir memekku.Jangan.. tanyaku kepada mereka.Tenang aja, kamu hanya lepas baju aja kok! Tapi janji.. seruku memelas sambil berusaha menutupi tubuh bagian atasku, saat itu aku sudah merasa sangat malu dan tdk lagi berminat untuk meneruskan taruhan itu.Nggak bisa..! teriakku kaget sambil meronta dengan sekuat tenaga, tapi laki laki itu terus menindihku dengan kuat, membuat aku benar benar tidak bisa bergerak sama sekali, akhirnya aku terkulai lemah tak berdaya sambil terus menangis.Pak Hendra..! Rupanya mereka sedang berjudi, dan mereka mengajakku untuk bergabung. Sudah, kita berhenti saja, saya menyerah! Tolong saya Pak..! Kurangkul tubuhnya dan membantunya




















