Melihat reaksiku si gendut berkata, “Kenapa? Kasihan sekali nasib Widya sejak malam jahanam itu, dia sering termenung dan menangis sendirian.Sepulangnya ke Jakarta dia juga tidak mau kembali lagi ke New York. Bokep STW Berhenti, kumohon jangan!” Mereka berdua malah tertawa-tawa menyaksikan hal itu. Tapi si gendut itu tidak menariknya, dia meremas-remas payudara Widya yang masih terbungkus BH itu, menjilati lehernya, lalu berkata, “Diam, jangan macam-macam atau kupatahkan lehermu, nurut saja kalau mau selamat!”. Tapi si gendut itu tidak menariknya, dia meremas-remas payudara Widya yang masih terbungkus BH itu, menjilati lehernya, lalu berkata, “Diam, jangan macam-macam atau kupatahkan lehermu, nurut saja kalau mau selamat!”. kamu tidak terima ya pacarmu kami pinjam, tapi sayang sekarang kamu tidak bisa ngapa-ngapain, jadi jangan macem-macem ya, ha..




















