Sekali lagi aneh, di rumah itu tidak ada siapa-siapa, bahkan pembantu pun tidak tampak batang hidungnya.Saya diajak duduk di ruang tengah oleh Josh dan Bram sementara yang lainnya masuk ke kamar tidur bersama Dini, sementara pintu kamar seperti sengaja dibiarkan terbuka lebar. Kami bertemu kembali di tempat di mana saya dan Dini pertama kali bertemu dengan mereka. Bokeb Kedua tangan Boy memegang pantat Wivied, sedangkan pinggulnya bergoyang-goyang berirama. Sayup-sayup terdengar mobil meninggalkan rumah, ternyata Josh sedang menuju mesin ATM untuk menarik uang dari kredit card saya dan Dini.Saya dan Boy kembali duduk berhadapan di samping kamar di mana Dini sedang disetubuhi. Sekarang dia meminta saya meneruskan menulis proposal, serta meminta Dini untuk tidur agar tidak kecapaian setelah melayani tamu.Kira-kira satu jam kemudian, saya terbangun dari tidur saya di atas meja kerja.




















