Nih sekarang minum air putih dulu biar sehat! “Oh ya Mbok, Bunda ada?” tanyaku sambil berjalan masuk ke dalam rumah.“Ada di ruang tengah, Mbak. Bokeb Sakit Nit.” Keluhku dengan ekspresi meringis kesakitan sambil mengusap kepalaku karena Nita menjitak kepalaku.“Biarin…” ujarnya ketus. A…A…Akkk…” aku mulai menyodorkan sendok yang sudah berisi nasi goreng lalu memintanya membuka mulut seperti layaknya seorang Ibu yang mau menyuapi anaknya makan.“Nyam… Nyam… Nyam…”“Dasar manja, sudah gede juga masih aja disuapin.” ocehku.“Biarin… Abisnya kamu jahat, aku dibikin nangis. Iyaa..” jawabku spontan karena merasa kesakitan.“Ohhh, nggak papa kok Bram, kan konsernya malem. Suara pintu kamar mandi terbuka.“Nita…” Seruku kaget karena aku melihat Nita sedang berdiri mematung di depan pintu, dengan wajah yang begitu terkejut dan memerah. Seperti biasa aku menyalakan rokokku. Ada tulisan: dilarang duduk?” sahutku bercanda.“Aku nitip tas yah, mau pesen makanan sebentar.” serunya sambil berlalu meninggalkanku.Tak lama kemudian ia pun kembali sambil membawa sebuah nampan berisi pesanannya.




















