Rupanya dia memadukan rok bawahan seragamnya dengan blazer ketat putih juga, sampai belahan dadanya nampak menonjol karena terlalu ketat. Dasar orang udik, saya sampai kapok.Kiko lalu mengajakku keluar hall. Bokepindo Dari kejauhan tampak bangunan putih menjulang, saya sudah semakin dekat.Swatchku menunjukkan jam 8.15 PM. Jadi sebesar itu akan jaya dalam aktivitas ML.Bersambung ke bagian 2 Kiko tampak memegang gelas. Wah, kasihan juga cewek imut manis ini menunggu kedinginan di tengah udara dingin musim postfall Osaka. Sementara itu si Jendral masih melongok keluar boxer shorts dan risluiting saya, sekalian dikeringkan oleh tangan Kiko yang cekatan. Saya lalu mengajak Kiko ke otomat untuk beli kopi instan. Maklum, tidak biasa di tempat yang benar-benar ‘bigtime’.Langsung saja Kiko menyeretku untuk joged, wah dirty dancing juga. Tetapi dasar beruntung, tiga hari kemudian kami bertemu di warung ramen (mie kuah) ketika saatnya lunchbreak. Jadi sebesar itu akan jaya dalam aktivitas ML.Bersambung ke bagian 2




















