Dia terbelalak melihat buah dadaku yang menggantung indah, putingnya pun sekilas tersingkap dari balik dasterku. Bokep Cina Sialan lo, ngentot ga ngajak-ngajak, gua dibiarin sendiri di mobil!” kata si sopir. ternyata temannya itu sedang berasyik-ria denganku di dapur.“Wei.. “Diam Non, Non sendiri kan yang mancing-mancing saya begini” katanya berani.Wajahnya mendekatiku mencari-cari bibirku, aku menggeleng-geleng pura-pura menolak dicium olehnya, namun tetap saja akhirnya tidak bisa menghindar dari lumatan bibirnya. Aku tahu dari tadi matanya terus tertumbuk ke daerah dadaku, tapi aku pura-pura cuek dengan terus membereskan dus itu, bahkan sengaja kutundukkan lagi tubuhku, sehingga makin terlihatlah keindahan di baliknya. “Iya Bang, semua lagi keluar nih, sudah dari kemarin lusa sendirian” jawabku. Tangannya yang lain meremas dadaku dengan kasar.“Jangan Bang.. Janjinya sih sore ini dia akan kembali, yah kuharap begitulah karena aku capek sekali selama 3 hari ini harus mengurus makan dan beres-beres sendiri.Aku pun turun ke bawah tanpa mengenakan apapun (ya, telanjang, sudah menjadi kebiasaanku




















