Dina tak sanggup berkata dan bergerak, semuanya begitu ketakutan.Keingintahuan dan kenikmatan berbaur, muncul silih berganti menggempur hati, otak dan nalurinya. Bokep Cina sambil membicarakan cuaca ke pedagang asongan itu. Kita pisah di sini. Rudi mulai termakan fantasinya sendiri. Tiba-tiba darahnya berdesir. “Tapi aku tidak sayang kamu,” kata Rudi sambil meletakkan uang itu di dalam tas Dina, lalu Rudi keluar. Dicengkeramnya pegangan pintu, kakinya diangkat oleh Rudi ke atas. Dilihatnya keluar. “Tenang Rud, ini bukan alasan yang bagus untuk merusak 1 hari tenangmu,” katanya sambil membenarkan letak rambutnya. Rudi menyerah. Bibirnya bergetar menahan nafsu birahinya yang melintas menabraknya berulang-ulang. Mereka menyerupai segerombolan kera besar daripada manusia. Kunci pintunya. Kalo saya berniat jahat dengan kamu, kamu boleh buang kunci ini dan bawa dompet saya ke polisi, ok?” Dina tersenyum riang menerima dompet itu, lalu mereka bersama-sama memasuki mobil.Di dalam mobil Dina merasa gugup.




















