Dijamin nggak diapa-apain dech…” bujuk aku.“Itu yg aing takutin, nggak di apa-apain…” jawab Diah.Eh, nantang nich.Akhirnya dia setuju juga diantarkan oleh kami. Vidio Sex Suara si Peter yg sangat bagus bercampur baur dengan suaranya Hendi yg sumbang. Waktu itu kami banyak mengobrol dan menurut Diah dia anak orang kaya yg tinggal di daerah Pondok Indah, dan dia ke karaoke cuma untuk bersenang-senang, bukan untuk duit.Dia itu freelance, dan kami percaya dengan dia, soalnya si Peter tak pernah memperhatikan dia sebelumnya (si Peter hampir setiap hari nongkrong di karaoke tersebut).Aku sendiri sibuk berpikir, maunya apa sich ini anak? Tapi aku tak berani melangkah lebih jauh, soalnya ada tiga teman aku di ruangan tersebut.Peter terlihat sangat tertarik ke Diah, dia berbaring di sisi lain dari Diah.




















