Ibu mana?”, tanyaku berbasa-basi. Bokep Ojol “Tau nih, aku mau minta ujian susulan, sudah dua kali aku minta diundur terus, kenapa ya?”. Aku hanya tersenyum tersipu-sipu mendengar pujian itu.Dengan lembut Pak Hr mendorong tubuhku sampai terduduk di pinggir kasur. Dasar…, namun harus kuakui, dia laki-laki hebat, daya tahannya sungguh luar biasa jika dibandingkan dengan usianya yang hapir mencapai usia pensiun itu. Seolah ada pesona tersendiri hingga pandangan mataku terus tertuju ke benda itu. Bisa jebol milikku dimasuki benda itu. Terasa lidahnya yang kasap bermain menyapu telak di dalam mulutku. Aku selalu menahan nafas ketika benda itu menusuk ke dalam. “Selama bapak masih bisa memberiku nilai A”, kataku pendek. Namun aku tak dapat menyembunyikan kekagumanku. Nafas laki-laki itu demikian memburu.Tak lama kemudian Pak membenamkan kepalanya di situ.




















