Aku masih jauh dari garis alkoholik. Kulihat sebuah Honda Civic berhenti di depanku. Vidio Bokep “Masih saja jadi petualang,” katanya sambil duduk di hadapanku, “Tapi masih tetap seperti dulu. “Hanya sedikit over drive.”
“Elo sendirian?”
Kujawab dengan anggukan lemah. Seorang wanita tua berusaha berbicara denganku. Dengan mengenakan daster pendek jauh di atas lutut model tank top. Sejak itu aku tak tahu kabar beritanya.Entah apa yang dibicarakannya dengan teman-temannya. Ada apa sebenarnya dengan dirinya? Penisku hanya kuselipkan di antara celana dalamnya. Kepalaku sudah berat bukan kepalang. Keterlambatanku dengan selalu menyalahkan kapitalis-kapitalis rakus itu, dimaafkannya dengan mudah. Bule-bule itu minum dan tertawa, ditemani wanita mereka yang tidak kalah menggelikannya. Dan sekarang kejadian lagi. Entah aku yang terlalu cerdik atau dia yang terlalu tolol. Main dobel. Uang kita bagai setumpuk kertas gurauan dengan angka nol berderet-deret.Pukul 2 lewat.




















