Badai diluar makin ganas dan guntur sesekali menggelegar menelan teriakan Diana. Bokepindo “Ha…ha…ha….percuma kau berontak sayang, mau tak mau kau akan menikmati pesta ini!” ejek salah satu berandal. “Kemarikan dia Bill….HEY BABE, I BET MY COCK WOULD FEEL REAL GOOD WARPED UP IN YOUR PUSSY!” seru Jack tak sabar, sambil mempraktekkan gaya bercinta penuh napsu. “Oooooh…..aaaahh….am…pun…..aaaah…jang… an…aaahh..” hiba tangis Diana. Mereka berteriak-teriak membuat Diana makin ketakutan. “Uuugggh…….uuuuggghhh……..aauughh….. “Sayang…. Jack mulai menjilati daerah pusar Diana. Manis kau pikir tadi sudah yang paling sakit, tunggu yang ini kau akan rasain sakit yang sebenernya!” kata Emilo sambil menerkam gemas buah dadanya. Diana didesak terus sampai merapat kedinding, Joe yang tadi meringis kesakitan mulai maju. “Cihuuuiiii……Ha…ha…ha….PARTY TIMES… ha…ha…ha….” Teriaknya sambil memutar-putar celana dalam itu, lalu dicium dalam-dalam menikmati aromanya dan dilemparkan kelantai. Lidah Jack menelusur turun dari lehernya menuju perutnya Diana. Putingnya disedot kuat-kuat, membuat cewek itu mengeliat menahan rasa nikmat dan sakit yang bercampur menjadi satu.




















