Pagi itu selesai menyiapkan diri untuk berangkat, Mitha sedikit tergesa-gesa menjalankan Honda Supra-nya. Bokep Colmek Sedikit kaget melihat mobil menghadang jalannya, Mitha gugup dan terjatuh dari motornya. “Ayo isep atau gue cekik lo..!” bentaknya ke arah Mitha yang sudah dingin pandangannya. Sebelum meninggalkan Mitha sendirian di rumah kosong, mereka sempat membuat photo-photo telanjang Mitha yang dipergunakan untuk mengancam Mitha seandainya buka mulut. Mitha kesakitan dan mulai kehabisan nafas, Anton bukannya kasihan tetapi malah semakin brutal menancapkan penisnya. “Ayo cepat..!” kata Iwan lagi. Tejo yang sedari tadi memegang kaki Mitha mulai menjalankan aksinya. “Nggak.., cuman aku mau kamu jadi pacarku, jangan nolak lagi lho..! “Anton please.., minggir dong..!” pintanya sudah tidak sabaran lagi. Tangan-tangan mereka mulai merobek-robek pakaian gadis itu dengan sangat kasar tanpa perduli teriakan ampum maupun tangisan Mitha. Dengan tatapan nafsu dari dua lelaki yang sama sekali tidak dikenalnya kecuali satu orang, yaitu Anton.




















