Awal kisah saya dan teman saya Yanto (masinis) membawa kereta api Argo Bromo dengan nomer chasis Locomotif CC 20322. Bokepindo Saya jawab “biasa Penumpang nggak punya karcis”. Goncangan kereta membuat pantat Lulu menggesek-gesek penisku. Saya waktu itu memakai celana biru, di bukanya retsleting celanaku dan tangannya meraba-raba penisku yang masih terbungkus CD. Karena tangga naik ke lokomotif tinggi, saya bantu cewek itu untuk naik ke loko, saya dorong pantatnya. Dalam perjalannan menuju lokomotif saya melihat cewek, wah body dan mukanya oke juga. Lokomotif Dari Stasiun Jatinegara menuju stasiun Manggarai karena gerbongnya ada di manggarai. Setelah itu saya melapor ke kepala stasiun untuk memberi tahu bahwa kereta siap untuk berangkat. Saya pijat-pijat dengkulnya sambil badanku merapat ke tubuhnya sehingga menekan buah dadanya. Antara bangku masinis dan bangku asitennya dibatasi oleh panel kemudi yang tingginya kurang lebih satu meter, sehingga antara keduanya hanya kelihatan kepalanya saja. Setelah itu saya menuju lokomotif kembali. Lalu tangan kananku










