Aku mendesah, perasaanku melayang. Bokep new Sambil mengocok2 penisnya, aku menjilat2 kepala penisnya yang sudah mengeluarkan cairan bening pertanda nikmat dan siap bekerja. Entah kenapa malah bukan Pandu yang ada di pikiranku, tapi Willi. Tinggal aku yang masih bengong dalam keadaan telanjang. Pandu mendekati ranjang. Awalnya lambat lalu diikuti goyangan cepat, kemudian dia melambatkan ritme goyangannya. Aku yg ditinggal bengong juga terpaksa tidur, dan puasa bercinta.Hari ini Pandu pasti masi lembur mengejar deadline proyeknya besok. Tanpa mengurangi ritme goyangannya, Pandu akhirnya menyemprotkan spermanya ke dalam liang vaginaku. Habis kuenya mungil2 semua.”
Aku hanya senyum2, lalu kembali masuk ke kamar. Ada sedikit rasa kecewa nyelip di hati. Lalu Pandu mendekatkan wajahnya ke telingaku. Seperti gerakannya saat bercinta. Begitu seterusnya sampai aku orgasme. Tanpa sadar aku sudah terbaring dan Willi sudah menelanjangi kita berdua. “Tumben, jam segini udah nyampe rumah”
“Iya, habis tadi host acara ultah anak2. Ada sedikit rasa kecewa nyelip di hati.




















