ha..!” suara tawa supirku saat melihatku mulai terpojok.“Jangan..!” jeritku begitu supirku yang sudah berjarak satu meteran dariku menerjang tubuhku hingga tubuhku langsung terpental jatuh di atas ranjang dan dalam beberapa detik lalu tubuh supirku langsung menyusul jatuh menindih tubuhku yang telentang.Saya terus berusaha meronta saat supirku mulai menggerayangi tubuhku dalam himpitannya. Video bokep Sekarang kita mandi dulu!” ucapnya sambil langsung menggendong tubuhku dan membawa ke kamar mandi yang berada di samping tempat ranjangku.Tubuhku yang masih lemah lunglai dengan kedua tangan dan kakiku yang masih terikat itu diletakkan di atas lantai keramik berwarna krem muda yang dingin tepat di bawah pancuran shower yang tergantung di dinding. tapi kan udah telat!” balasku dengan sinis dan ketus.“Tenang bu.. sayang..” bisiknya lebih pelan lagi dengan nafas yang sudah mendesah-desah.“Eee..” pekikku begitu kurasakan di belahan pangkal pahaku ada benda yang cukup keras dan besar mendesak-desak setengah memaksa masuk belahan bibir memekku.“Tenang sayang..




















