Edan, lagi-lagi si Lala seperti burung yang lepas dari sangkar saja kembali teriak-teriak keenakan merasakan sodokan si kecil-ku yang makin aku bikin kencangan lagi. LALA IS BACK! Bokep JAV (“Boss… susah Boss,” si kecilku laporan ke bossnya.)
“Yaaann..! “La, may I?” gini-gini aku perlu minta ijin juga dong mau lihat the most private stuff-nya Lala. Lala sayang ama Iyan, Lala mau Iyan entarnya tidak ninggalin Lala gitu saja,” sambil mengucek-ucek matanya kuusap air mata di pipinya. Kugendong Lala yang sudah lemas sekali tubuhnya ke dalam kursi depan mobilku lalu kujilati bibir liangnya bersihkan yang becek-becek nikmat sampai mengkilat sekali. “Aaahhh…! Aku pulang setelah cium bibir Lala sekali lagi dan… “BBBRRRMMM…!” pulang deh Iyan bersama Estillo kesayangannya. Sesampai di teras rumahnya kutarik tangan Lala ke arahku, kupeluk dia sambil kucium bibirnya, tanganku meremas-remas pantatnya yang tadi sempat manyun-manyun ke arahku (nah setelah tadi aku sempat gemes sama lenggokan pantatnya tuh).Setelah puas peluk dan ciumi dia, aku




















