Ayu menggelinjang gak karuan, tapi kontolku tetap saja diemutnya. Bokeb memeknya otomatis ikut mengejang2. Ayu diem saja, tapi tangannya mulai mengelus2 pahaku, aku tau itu jawabannya atas pertanyaanku.Sesampainya di apartmen, aku langsung parkir mobil di basement di lot yang diperuntukkan buat aku. “Sesekali ja Yu, kalo ada yg seksi kaya kamu, kamu mau kan maen ma aku”. “Om, dah waktunya pulang, sedih ya, tapi Ayu besok mesti sekolah lagi, pengen nangis deh om”.“Jangan nangis sayang, masi banyak waktu laen kok buat kita berdua”, aku menenangkan diri. “Aah Yu, kamu pinter banget bikin aku nikmat”, erangku. ayu terus memasukkan lebihh dalam ke mulutnya lalu mulai memaju-mundurkan kepalanya. om.. “om, ooh”, lenguhnya.Aku membuka branya dan meremas toketnya dengan sangat keras. Cantik sekali Ayu, wajahnya yang tanpa riasan sama sekali tampak cantik segar dan muda sekali. Aku mulai memijit pelan keningnya dari belakang.




















