tok..”
Terdengar ketukan dan sesaat kemudian seraut wajah muncul dari balik daun pintu itu. Bokep Montok Insting-ku seperti merasakan kehadiran orang lain di ruangan ini. Aku cukup akrab dengan “mainan” itu karena aku memiliki koleksi-nya di rumah. “Parah gimana?” tanyaku sambil ikut-ikutan merendahkan nada suaraku. Yang jelas aku seperti melihat sesuatu yang baru dalam diri kaumku sendiri. Ndra tolong kamu siapkan berkas penawaran dari suplier sebelumnya and I want it on my desk before lunch time.”Sudah cukup “chit-chat”-nya dan aku kembali ke gaya kantoran lagi. Perasaan antara jijik dan shock aku rasakan menyaksikan dua orang wanita yang kukenal melakukan hubungan sejenis di depan mataku. Sesuatu yang dengan jelas dan eksplisit direpresentasikan oleh bentuk dildo itu. “Knock it off.. Ucapan selamat pagi kuterima dari Bramanto, satpam kantor yang bertubuh tinggi besar namun memiliki suara seperti tikus kejepit.




















