Aku lihat Rere disampingku bengong saja dan cemberut merasa kalah duluan.Terus Rere pergi sebentar, aku masa bodoh saja, kutarik si Vinvin ke pangkuanku dan bibirnya masih kulumat habis.Gila! Sementara di rumahnya tinggal Vinvin saja yang belum pulang dan orang tuanya juga nggak ada.Pas sedang asyik mengutak-atik PC-nya, dia menungguku di sampingku dengan sekali-sekali melirikku, aku sendiri masih hati-hati mau menembak dia. Bokeb Pas kukecup di belahan buah dadanya, Vinvin berteriak, “Sstt aahh” dan semakin kencang remasan tangannya yang sudah masuk ke CD-ku, kubuka saja bajunya terus branya sekalian.Kelihatan buah dadanya menggantung siap diremas habis. Baru kepalanya saja Vinvin sudah teriak. Tapi dia tetap diam saja. Kebetulan waktu itu komputer dia lagi ngadat. Rere kelihatan mulai mengatur nafasnya yang tersengal-sengal selama menahan tadi.Aku biarkan dulu beberapa menit sambil mencumbu Rere biar dia tambah naik sementara Vinvin yang masih bugil tadi melihat saja di samping tempat tidur sambil tertawa centil.




















