“Engga apa-apa Dok” kata ibu itu sambil membantuku menahan kaosnya di bawah leher. Bokep China Jelas sekali, disengaja atau tidak, Syeni telah terrangsang . Seperti biasa, Aku akan memeriksa pernafasannya dulu. Atau karena cara membuka pakaian yang berbeda ? engga apa-apa”
“Syukurlah”
“Engga apa-apa kok” kataku masih terus meremasi, mustinya sudah berhenti. Memang bentuk tubuh yang ideal, bentuk tubuh mirip gitar spanyol. Please . Untung aku cepat sadar. makan biasa aja di rumah”
“Buah2 an ?”
“Oh ya . “Eh .. “Saya engga tahu Dok”
“Bisa Ibu periksa sendiri. Semuanya berjalan seperti biasa, wajar, sampai suatu hari datang Ny. Ini pasien terakhir. Perlahan pula aku menurunkan rok pendeknya. Yang tidak biasa adalah Syeni masih membiarkan kaosnya tersingkap. Lemas lunglai. Stetoskopku udah kupasang ke kuping
Ny. “Mungkin dokter ganteng dan baik hati” kata Nia, suster yang selama ini membantuku.




















