Dia merasakan kenikmatan yang bukan main setiap penisku kucabut lalu kutusukkan lagi. Bokep Family Akhirnya kulihat air kencingnya habis, yang keluar cuma tetes tersisa disertai lendir bening keputihan menjuntai masuk ke dalam mulutku, dan aku langsung menjilat serta menghisap habis. Lalu vaginanya kutusuk terus keluar masuk dengan jariku.Kira-kira 1 menit kulihat air kencingnya kembali memancar dashyat, sambil kencing dia menggosok-gosokkan vaginanya ke seluruh wajahku. Dia hisap terus, dia menelan semua air maniku yang agak asin tapi gurih itu, dan sebagian menyembur ke wajahnya, terus dikocok lagi penisku, aku seperti meregang nyawa, tubuhku meliuk-liuk disertai erangan-erangan keras. Dia jilat-jilat kepala penisku yang masih berlendir. Melihat aku ada di dalam kamar mandi dan kebetulan aku menghadap ke arah pintu.“Aaahh.. mau keluar Sayang..”
Aku memejamkan mataku. Dia langsung masuk ke kamar. Kemudian aku mulai memompa penisku yang besar itu ke dalam vaginanya. kamu sungguh suami yang pengertian.. ya kan sayang.. Dia menyuruhku nungging di atas wajahnya, lalu disedotnya




















